Satu gelas kopi susu, camilan sore, dan saus pada makan malam bisa terlihat biasa. Namun, tanpa disadari, gula dari ketiganya dapat menumpuk dalam satu hari.
Karena itu, memahami kebutuhan gula per hari bukan sekadar menghafal angka. Kamu juga perlu membedakan gula tambahan, gula bebas, dan gula alami agar tidak salah menilai makanan atau minuman.
Lalu, apakah batas gula pria dan wanita sama? Apakah gula alami dalam buah dan susu ikut dihitung? Yuk, jawab satu per satu dengan panduan yang mudah dipakai sehari-hari.
Untuk masyarakat Indonesia, Kementerian Kesehatan RI menyarankan batas konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per orang per hari.
Angka tersebut adalah batas atas, bukan target yang harus dihabiskan. Artinya, kamu tidak perlu sengaja menambahkan gula hingga mencapai 50 gram.
World Health Organization atau WHO juga merekomendasikan asupan gula bebas kurang dari 10% total energi harian. Pada pola makan 2.000 kkal, jumlahnya kira-kira setara dengan 50 gram.
WHO menyebut pengurangan lebih lanjut hingga di bawah 5% total energi, atau sekitar 25 gram per hari, dapat memberi manfaat kesehatan tambahan. Namun, kebutuhan setiap orang tetap dipengaruhi usia, aktivitas, kondisi kesehatan, dan total kebutuhan energi.
Istilah “kebutuhan gula pria dan wanita” sering menimbulkan salah paham. Tubuh memang membutuhkan energi, tetapi tidak ada kewajiban untuk mendapatkannya dari gula tambahan.
Perbedaan angka yang sering dibahas sebenarnya mengacu pada batas gula tambahan. American Heart Association memberikan panduan praktis berikut untuk kebanyakan orang dewasa:
Panduan AHA lebih ketat daripada batas umum Kemenkes. Keduanya tidak saling bertentangan karena menggunakan konteks rekomendasi yang berbeda. Untuk kebiasaan harian, kamu dapat memakai angka yang lebih rendah sebagai pengingat agar konsumsi gula tambahan tetap terkendali.
Angka praktis tidak selalu cocok untuk semua orang. Pertimbangkan beberapa faktor berikut:
Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, gunakan rekomendasi dokter atau ahli gizi sebagai acuan utama.
Membaca kata “gula” saja belum cukup. Tiga istilah berikut memiliki arti yang berbeda dan perlu dipahami agar kamu tidak salah menyimpulkan label.
Gula total mencakup seluruh gula dalam satu sajian, baik yang secara alami terdapat dalam bahan maupun yang ditambahkan saat pengolahan.
Menurut U.S. Food and Drug Administration, belum ada nilai harian khusus untuk gula total. Alasannya, kategori ini juga mencakup gula alami pada susu dan buah.
Gula tambahan adalah gula yang dimasukkan selama proses produksi atau penyajian. Contohnya meliputi gula pasir, sirup, madu, sukrosa, dekstrosa, dan pemanis berbasis konsentrat jus.
Gula tambahan termasuk bagian dari gula total. Jadi, bila label menampilkan keduanya, jangan menjumlahkannya lagi.
Gula alami sudah menjadi bagian dari bahan pangan. Contohnya adalah fruktosa dalam buah dan laktosa dalam susu.
WHO tidak memasukkan gula yang secara alami terdapat dalam susu serta buah dan sayur segar ke dalam definisi gula bebas. Meski begitu, kamu tetap perlu melihat porsi dan pola makan secara utuh.
Label gizi adalah seperti “peta” yang membantu kamu melihat dari mana gula harian berasal. Gunakan langkah berikut setiap kali membeli produk kemasan.
Satu kemasan belum tentu berarti satu sajian. Bila satu botol berisi dua sajian dan kamu menghabiskannya, semua angka pada label perlu dikalikan dua.
Misalnya, sebuah minuman mengandung 12 gram gula per sajian. Jika kamu minum dua sajian, gula yang dikonsumsi menjadi 24 gram.
Angka tersebut sudah mendekati target ketat 25 gram per hari. Karena itu, minuman lain dan camilan pada hari yang sama perlu dipertimbangkan.
Periksa apakah ada gula, sukrosa, sirup, madu, dekstrosa, maltosa, atau pemanis lain. Bahan biasanya ditulis berdasarkan jumlah terbanyak hingga paling sedikit.
Jika produk mengandung susu atau buah, sebagian gula total mungkin berasal dari gula alami. Daftar komposisi membantu kamu mengetahui apakah ada gula yang ditambahkan.
Jangan hanya menghitung gula dari minuman manis. Saus, roti, sereal, biskuit, yoghurt berperisa, dan makanan siap saji juga dapat menyumbang gula tambahan.
Gula tambahan tidak selalu hadir dalam makanan yang terasa sangat manis. Beberapa sumbernya justru mudah luput karena dianggap sebagai pelengkap.
Alih-alih langsung melarang semua makanan tersebut, atur frekuensi dan porsinya. Tujuannya adalah membuat pilihan yang lebih sadar, bukan menjalani pola makan yang terasa seperti hukuman.
Mengurangi gula lebih mudah jika dilakukan bertahap. Lidah membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tingkat kemanisan yang lebih rendah.
Minuman manis mudah dikonsumsi cepat, tetapi sering tidak memberi rasa kenyang yang sama seperti makanan padat. Coba langkah ini:
Buah utuh, sayur, kacang-kacangan, telur, dan makanan rumahan memudahkan kamu mengontrol bahan yang digunakan. Saat ingin rasa manis, buah utuh dapat menjadi pilihan praktis karena dikonsumsi bersama komponen pangan alaminya.
Kayu manis, vanila, jahe, pala, atau bubuk kakao dapat membuat makanan dan minuman lebih menarik tanpa selalu menambah banyak gula.
Kamu tidak harus menghilangkan dessert sepenuhnya. Tentukan porsi, pilih waktu menikmatinya, lalu seimbangkan dengan menu lain yang minim gula tambahan.
Susu dapat menampilkan angka gula total meskipun tidak diberi gula tambahan. Angka tersebut bisa berasal dari laktosa, yaitu gula alami susu.
Karena itu, jangan hanya melihat satu angka. Gunakan tiga pemeriksaan berikut:
Sebagai contoh, Greenfields Fresh Milk mencantumkan komposisi 100% fresh milk. Dengan daftar bahan tersebut, tidak ada gula tambahan yang tercantum; rasa manis ringan berasal dari komponen alami susu.
Namun, selalu periksa kemasan terbaru sebelum membeli. Informasi komposisi dan nilai gizi pada kemasan adalah rujukan paling dekat dengan produk yang kamu konsumsi.
Kamu bisa menggunakan pola sederhana berikut tanpa menghitung setiap gram secara berlebihan:
Pilih sarapan yang tidak bergantung pada rasa manis. Jika minum kopi atau teh, kurangi gula dan hindari menambah sirup sekaligus.
Perhatikan saus serta minuman pendamping. Air putih membantu “menyisakan ruang” gula untuk makanan yang benar-benar ingin kamu nikmati.
Jika memilih camilan manis, cek porsi dan gula per sajian. Hindari memasangkannya dengan minuman manis lain.
Evaluasi sumber gula sepanjang hari. Bila sudah ada dessert atau minuman manis, pilih menu malam dan minuman yang lebih sederhana.
Strategi ini membuat batas gula terasa seperti anggaran harian. Kamu tetap bisa menikmati rasa manis, tetapi tahu kapan perlu berhenti.
Kesimpulannya, kebutuhan gula per hari lebih tepat dipahami sebagai batas konsumsi. Kemenkes menetapkan maksimal 50 gram per hari, sedangkan WHO dan AHA memberi panduan yang dapat membantu kamu menekan gula bebas atau gula tambahan lebih jauh.
Kuncinya adalah membedakan gula alami dan gula tambahan, membaca jumlah sajian, serta melihat daftar komposisi. Untuk susu, angka gula total tidak otomatis berarti ada gula yang ditambahkan karena susu secara alami mengandung laktosa.
Saat memilih susu plain sebagai bagian dari pola makan, kualitas sumber dan prosesnya juga layak diperhatikan. Greenfields berkomitmen menghadirkan Jujurly Pure, Jujurly Fresh melalui:
Mulai dari satu kebiasaan kecil hari ini: cek sajian, baca komposisi, lalu pilih tingkat kemanisan yang benar-benar kamu butuhkan.
A: Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per orang per hari. Angka ini adalah batas atas, bukan target yang harus dihabiskan.
A: American Heart Association menyarankan gula tambahan maksimal 36 gram per hari untuk pria dan 25 gram per hari untuk wanita. Kebutuhan personal tetap dipengaruhi aktivitas, energi, dan kondisi kesehatan.
A: Tidak. Laktosa adalah gula alami dalam susu, bukan gula tambahan. Meski begitu, tetap perhatikan gula total, ukuran sajian, dan daftar komposisi produk.
A: Baca daftar komposisi dan cari istilah seperti gula, sukrosa, sirup, madu, dekstrosa, atau maltosa. Periksa juga jumlah gula per sajian pada Informasi Nilai Gizi.
A: Tidak harus. Fokuslah membatasi gula bebas atau gula tambahan, mengatur porsi, dan memilih makanan yang lebih sedikit diproses. Jika memiliki kondisi medis, konsultasikan batas yang sesuai dengan tenaga kesehatan.
TOKOPEDIA - Disc. 30% + CASHBACK 20RB
ASTRO - Sampai Hitungan Menit, FREE ONGKIR!
KLIKIndomaret - Klik Klik, Langsung Sampai!
SAYURBOX - Disc. 22% + FREE ONGKIR!
SEGARI - Disc. 28% + FREE ONGKIR!
Alfagift - Bebas Ongkir Sepuasnya!