banner-3
Sejarah

Awal tahun 1990-an adalah periode di mana Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Di masa itu banyak produk impor memenuhi kebutuhan pasar untuk susu segar. Tidak tadanya peternakan sapi perah komersial berskala besar di Indonesia, dan di sisi lain ketersediaan tenaga kerja dan sumber daya alam yang melimpah, memberikan peluang untuk berdirinya perusahaan susu yang mampu memasok pasar domestik Indonesia dan juga kawasan Asia Tenggara.

Pada tanggal 14 Maret 1997 PT. Greenfields Indonesia didirikan bersama-sama oleh pengusaha Australia dan Indonesia. Perusahaan ini kemudian segera memulai bisnis peternakan sapi perah di Desa Babadan, Malang, Jawa Timur pada bulan April 1997, dan membangun fasilitas pengolahan susu yang beroperasi sejak bulan Juni 2000. Hingga hari ini, produk susu pasteurisasi dan susu UHT yang diproduksi oleh Peternakan Greenfields adalah produk dengan kualitas tinggi yang memenuhi standar batasan mikrobiologi dunia.

Peternakan sapi perah Greenfields di Indonesia saat ini memiliki lebih dari 10,000 ekor sapi Holstein dan Jersey yang memproduksi lebih dari 43.5 juta liter susu segar setiap tahunnya. Selain memasok kebutuhan pasar dalam negeri, sebagian produk juga dijual bagi konsumen Singapura, Malaysia, Hongkong, Filipina dan negara-negara lainnya.